Anisa Abdullah
'Riuh-Rendah di Pasar' (The Hustle and Bustle at the Market), 2025
Paper collage on canvas
103 x 122 cm
40 1/2 x 48 in
40 1/2 x 48 in
Copyright The Artist
RM 11,000.00
In this collage artwork captured the vibrant atmosphere of a traditional market scene. Layer upon layer of cuts forms a collage of daily life — colourful, bustling crowds, overlapping voices,...
In this collage artwork captured the vibrant atmosphere of a traditional market scene. Layer upon layer of cuts forms a collage of daily life — colourful, bustling crowds, overlapping voices, and the rhythms of movement. The paper cuttings, textures reflect the chaos of the marketplace. The echoes the market's own nature: a vibrant mix of the old and new, tradition and modernity, noise and order. Through this piece, one can almost hear the chatter, smell the mingling aromas, and feel the warmth & struggle in daily life. . "Riuh-Rendah di Pasar" becomes a celebration of everyday culture, community, and defines life in a Malaysian & Southeast Asian market.
In Bahasa
Dalam karya kolaj ini, saya merakam suasana meriah di sebuah pasar tradisional. Lapisan demi lapisan kolaj, serta potongan kertas membentuk kolaj kehidupan seharian — orang ramai yang berwarna-warni , scene hitam putih (monochrome)dan kesibukan di pasar, suara-suara yang didengari, serta pergerakan. Potongan kertas dan tekstur yang digunakan mencerminkan kekalutan suasana pasar. Ia menggambarkan sifat pasar itu sendiri: antara yang lama dan baharu, tradisi dan kemodenan, kebisingan dan keteraturan. Melalui karya ini, kita seolah-olah dapat mendengar suara perbualan, menghidu aroma , dan merasai perjuangan dalam kehidupan harian. "Riuh-Rendah di Pasar" menjadi satu perayaan budaya harian, semangat komuniti, dan mencerminkan kehidupan di pasar Malaysia dan AsiaTenggara.
In Bahasa
Dalam karya kolaj ini, saya merakam suasana meriah di sebuah pasar tradisional. Lapisan demi lapisan kolaj, serta potongan kertas membentuk kolaj kehidupan seharian — orang ramai yang berwarna-warni , scene hitam putih (monochrome)dan kesibukan di pasar, suara-suara yang didengari, serta pergerakan. Potongan kertas dan tekstur yang digunakan mencerminkan kekalutan suasana pasar. Ia menggambarkan sifat pasar itu sendiri: antara yang lama dan baharu, tradisi dan kemodenan, kebisingan dan keteraturan. Melalui karya ini, kita seolah-olah dapat mendengar suara perbualan, menghidu aroma , dan merasai perjuangan dalam kehidupan harian. "Riuh-Rendah di Pasar" menjadi satu perayaan budaya harian, semangat komuniti, dan mencerminkan kehidupan di pasar Malaysia dan AsiaTenggara.
1
of
2

